SAMPANG, Riar News.com – Suasana penuh semangat tampak terlihat saat digelarnya Jambore Kader Posyandu di Kabupaten Sampang. Acara ini menjadi momen kebanggaan, tempat para kader berkumpul, menunjukkan kemampuan, dan mendapatkan penghargaan atas pengabdian mereka selama ini. Namun di balik kemeriahan acara tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) RIAR JATIM menyampaikan pesan yang mendalam: apresiasi saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kesejahteraan yang nyata.Para kader Posyandu adalah pilar utama penopang kesehatan masyarakat di tingkat paling bawah. Di seluruh pelosok desa dan kelurahan di Sampang, merekalah yang paling dulu mengetahui kondisi warga, memantau tumbuh kembang balita, menjaga kesehatan ibu hamil, hingga menyebarkan pesan hidup sehat langsung ke rumah-rumah warga. Tanpa pengabdian mereka, jangkauan pelayanan kesehatan dasar ke tengah masyarakat akan jauh lebih sulit tercapai.Ketua Umum DPP LSM RIAR JATIM menyampaikan, kemeriahan jambore dan pemberian penghargaan memang patut disyukuri. Namun perhatian kepada para kader tidak boleh hanya muncul saat acara besar seperti ini saja.”Saat jambore, mereka dipuji, diberi piagam, disorot semua orang. Itu memang layak mereka terima. Tapi setelah panggung dibongkar, setelah acara selesai, bagaimana nasib mereka sehari-hari? Banyak yang masih mengeluarkan biaya sendiri untuk transportasi, alat tulis, bahkan konsumsi saat bertugas. Jangan hanya dihargai saat berkumpul di jambore, tapi lupakan kesejahteraan mereka saat kembali ke desa masing-masing,” tegasnya.Banyak kader yang mungkin sudah mengabdi puluhan tahun, namun belum mendapatkan jaminan, tunjangan yang layak, maupun perlindungan kerja yang memadai. Ketulusan hati mereka tidak boleh dijadikan alasan untuk membiarkan nasib mereka terabaikan.Oleh karena itu, RIAR JATIM mendesak Pemerintah Kabupaten Sampang, khususnya Dinas Kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian yang seimbang. Apresiasi di jambore sudah selayaknya dibarengi dengan pemenuhan hak-hak kesejahteraan: tunjangan yang layak, jaminan kesehatan, pelatihan berkelanjutan, serta perlindungan kerja yang jelas.”Jika kader sejahtera, semangat mereka mengabdi akan semakin kuat. Pelayanan kepada masyarakat di seluruh pelosok Sampang pun akan semakin baik. Ini bukan sekadar permintaan saat acara, melainkan kebutuhan nyata setiap hari,” tambahnya.LSM RIAR JATIM berharap semangat kebersamaan di Jambore Kader Posyandu menjadi titik balik, agar para kader dapat mengabdi dengan tenang, dihargai, dan hidup sejahtera setiap hari — bukan hanya saat berdiri di panggung penghormatan.LSM RIAR JATIM – Bersuara Untuk Keadilan
Di tulis oleh: Tim Media LSM RIAR JATIM
Di terbitkan di: Riar News – Website Resmi LSM RIAR JATIM
Kamis, 24 September 2026

