PAMEKASAN, Riar News.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rumah Informasi dan Aspirasi Rakyat (RIAR) Jawa Timur terus menggaungkan semangat pengawasan yang berimbang. Bagi RIAR Jatim, peran sebuah organisasi pengawasan tidak hanya bersifat kritis, tetapi juga harus memiliki hati dan kepedulian.
Hal ini tertuang dalam PRINSIP dasar yang dipegang teguh oleh organisasi, yaitu:
“Berperanlah sebagai Kawan, Bergeraklah sebagai Mata-Mata”
Sebagai seorang kawan, LSM RIAR Jatim hadir untuk bersinergi, memberikan masukan, dan mendampingi demi kemajuan bersama. Hubungan yang dibangun adalah hubungan kekeluargaan yang saling mengisi, bukan hubungan yang saling menjatuhkan atau bermusuhan.
“Kami hadir bukan sebagai lawan, melainkan sebagai mitra dan kawan yang peduli. Kami siap berjalan berdampingan untuk membangun daerah ini menjadi lebih baik,” ujar Ketua RIAR Jatim.
Namun di sisi lain, sebagai mata-mata, RIAR Jatim memiliki tugas mulia untuk mengawasi, memantau, dan melaporkan segala bentuk penyimpangan, ketidaktepatan, atau kerusakan yang terjadi di masyarakat. Pengawasan ini dilakukan secara tajam, objektif, dan tanpa pandang bulu demi kepentingan publik.
“Sebagai mata-mata, tugas kami adalah menjaga agar segala sesuatu berjalan sesuai koridor yang benar. Tidak boleh ada kesalahan yang ditutup-tutupi, dan tidak boleh ada keburukan yang dibiarkan merusak tatanan masyarakat,” tegasnya.
Dua peran ini berjalan beriringan. Menjadi kawan yang baik tidak berarti membiarkan kesalahan, dan menjadi mata-mata yang tajam tidak berarti kehilangan rasa kemanusiaan.
Dengan prinsip ini, LSM RIAR Jatim berkomitmen untuk terus bekerja secara profesional, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kebenaran dan keadilan.
Ditulis oleh: Tim Media LSM RIAR JATIM
Diterbitkan di: Riar News – Website resmi LSM RIAR
Sabtu, 2 Mei 2026
“Berperanlah Sebagai Kawan, Bergeraklah Sebagai Mata-mata”, Prinsip LSM RIAR JATIM
Tidak ada komentar
Tidak ada komentar
