Ketua Riar Jatim: Rezeki Urusan Tuhan, Kami Tak Jual Prinsip

admin
2 Min Read
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}



PAMEKASAN, RIAR News.com – Menanggapi anggapan sinis yang menyebut LSM sebagai “Lapar Siang Malam”, Ketua Umum DPP  LSM Rumah Informasi dan Aspirasi Rakyat (RIAR) Jawa Timur memberikan jawaban yang bijak namun penuh ketegasan. Ia menegaskan bahwa masalah rezeki adalah urusan Tuhan, sehingga organisasinya tidak akan pernah menjual prinsip dan kejujuran demi materi semata.
Dalam keterangannya yang disampaikan secara resmi di Kantornya, Senin (4/5/2026), Ketua RIAR Jatim menuturkan bahwa stigma negatif tersebut tidak akan pernah mempan selama niat dan tujuan organisasi tetap lurus.
“Orang boleh saja beranggapan kami bekerja karena lapar atau butuh uang. Tapi saya tegaskan di sini: Rezeki itu sudah diatur oleh  Yang Maha Kuasa. Kami tidak perlu mencuri, tidak perlu meminta-minta dengan cara yang tidak benar, dan yang paling penting, kami tidak akan pernah menjual prinsip demi memenuhi kebutuhan sesaat,” ujarnya.
Lebih jauh dijelaskan, menjadi pengurus dan kader LSM berarti siap berkorban. Jika orientasinya hanya soal uang atau perut, tentu banyak cara lain yang lebih mudah untuk mencari nafkah. Namun, yang membuat mereka bertahan adalah rasa tanggung jawab moral dan panggilan hati untuk membela kebenaran.
“Kalau kami menjual prinsip, berarti kami sama saja menjual rakyat. Itu tidak akan pernah terjadi di RIAR Jatim. Kami memilih jalan yang bersih, jalan yang halal, dan jalan yang diridhoi Tuhan. Selama kami bekerja dengan sungguh-sungguh dan amanah, Tuhan pasti akan mencukupkan rezeki kami dengan cara-Nya yang indah,” tambahnya.
Pernyataan ini menjadi bukti nyata bahwa di balik perjuangan yang keras, terdapat keyakinan kuat bahwa integritas jauh lebih berharga daripada harta. RIAR Jatim ingin menunjukkan bahwa mereka berdiri bukan karena materi, tapi karena keyakinan dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.
“Jadi biarkan orang berkata apa. Kami akan terus berjalan, bekerja dengan hati, dan menjaga prinsip agar tetap bersih. Karena bagi kami, kepercayaan rakyat dan ridho Tuhan itu jauh lebih mahal harganya daripada segunung emas,”
Ditulis oleh: Tim Media LSM RIAR JATIM
Diterbitkan di: Website resmi – LSM RIAR JATIM
Senin, 4 Mei 2026

Share This Article
Tidak ada komentar