PAMEKASAN, RiarNews.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sering kali diposisikan sebagai wadah yang memberikan perlindungan, wadah berbagi aspirasi, dan tempat untuk berkarya demi kepentingan publik. Namun, sayangnya tidak sedikit oknum yang memanfaatkan nama organisasi hanya untuk kepentingan pribadi, mencari perlindungan semata, atau bahkan dijadikan tempat “pelarian” saat menghadapi masalah.
Menjawab tantangan tersebut,LembagaSwadaya Masyarakat(LSM ) Rumah Informasidan Aspirasi Rakyat(RIAR JATIM ) sebagai Lembaga Independen mengambil sikap tegas. Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk tidak mau dijadikan sekadar tempat berteduh, bernaung, atau pelarian bagi mereka yang tidak memiliki niat baik untuk berkontribusi, Lebih dari Sekadar Wadah, tapi Wadah Perjuangan
Bagi pengurus dan anggota RIAR Jatim, menjadi bagian dari Organisasi ini bukan berarti mendapatkan “payung” untuk berlindung dari tanggung jawab atau untuk menutupi kekurangan diri sendiri.
Ketua Umum DPP LSM RIAR JATIM menyatakan bahwa keanggotaan di RIAR Jatim haruslah diisi oleh orang-orang yang memiliki visi yang sama, yaitu memperjuangkan keadilan dan membela masyarakat. Organisasi ini dibangun di atas dasar kerja keras, integritas, dan komitmen sosial, bukan untuk dijadikan tempat singgah sementara bagi mereka yang hanya ingin mencari gengsi dan sebuah nama serta bukan tempat perlindungan hukum sepihak, atau menghindari masalah pribadi.
Menolak Anggota “Parasit” dan “Pelarian”
Sikap tegas ini diambil untuk menjaga marwah dan nama baik organisasi. RIAR Jatim tidak ingin eksistensinya dikotori oleh orang-orang yang masuk hanya karena:
Ingin “Bernaung”: Memakai nama besar organisasi untuk keuntungan pribadi, atau bisnis, tanpa pernah mau turun tangan bekerja.
Ingin “Berteduh”: Mencari perlindungan saat sedang bermasalah, namun saat organisasi membutuhkan bantuan atau kerja sama, justru menghilang.
Ingin “Pelarian”: Menjadikan organisasi sebagai tempat persembunyian atau alibi untuk menutupi aktivitas yang tidak sesuai dengan prinsip organisasi.
Semua elemen yang bergabung diharapkan mampu menjadi agen perubahan, bukan justru menjadi beban atau merusak citra perjuangan yang sudah dibangun bersama.
Fokus pada Kualitas dan Integritas :
Dengan prinsip ini, RIAR Jatim memilih untuk fokus pada kualitas daripada kuantitas. Lebih baik memiliki anggota yang sedikit namun solid, jujur, dan mau bekerja keras, daripada memiliki banyak anggota namun hanya memanfaatkan organisasi semata.
Setiap orang yang bergabung dituntut untuk memiliki tanggung jawab moral, mematuhi aturan organisasi, dan benar-benar mengabdikan diri untuk tujuan sosial. Tidak ada ruang bagi mereka yang ingin “numpang hidup” atau “numpang nama” didalam tubuh RIAR Jatim.
Kesimpulan :
LSM RIAR Jatim ingin menjadi Organisasi yang bersih, tegas, dan berwibawa. Organisasi ini siap menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin berjuang, berkarya, dan membela kebenaran. Namun, dengan tegas organisasi ini menolak untuk dijadikan tempat berteduh, bernaung, atau pelarian bagi mereka yang tidak memiliki integritas dan niat baik.
Bergabunglah untuk berkontribusi, bukan untuk memanfaatkan. Itulah prinsip yang dipegang teguh oleh LSM RIAR Jawa Timur.
di tulis oleh Tim RIAR JATIM
di terbitkan di Riar News – Website Resmi LSM RIAR JATIM.
Kamis, 16 April 2026
LSM RIAR JATIM: Tidak Mau di Jadikan Hanya Tempat Berteduh dan Bernaung serta Tempat Pelarian
Tidak ada komentar
Tidak ada komentar
