LSM RIAR JATIM: Pertanyakan Kejelasan Makna Serta Kegunaan Ukuran Desil Bagi Masyarakat

admin
2 Min Read

PAMEKASAN,RiarNews.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) RIAR Jatim menyoroti penggunaan istilah Desil yang sering dijadikan acuan dalam penggolongan data kesejahteraan masyarakat dan penyaluran bantuan. Bagi warga di lapangan, sistem ini sering kali tidak mencerminkan kenyataan hidup yang sesungguhnya, terasa kaku, dan sulit dipahami makna kegunaannya.


Berdasarkan temuan langsung Tim LSM RIAR JATIM di lapangan, terungkap adanya ketidaksesuaian yang mencolok antara data administrasi dengan kenyataan sosial. Sering dijumpai warga yang sesungguhnya sudah bangkrut, tidak berdaya, dan tak lagi berpenghasilan cukup, namun dalam pencatatan masih dianggap masuk kategori mampu. Sebaliknya, banyak warga yang kondisinya sangat layak dan berhak menerima dukungan pemerintah, justru tidak mendapatkan bantuan apa pun meski telah mengajukan keluhan.


Menyikapi hal itu, Zainudin selaku Ketua Umum DPP LSM RIAR JATIM sangat menyayangkan ketidaktepatan data semacam ini masih terjadi hingga kini. Menurutnya, ketidaksesuaian penggolongan serta data yang tidak lagi mutlak ini berpotensi melahirkan ketidakadilan yang nyata dan memicu kecemburuan sosial di lingkungan masyarakat. Hubungan antarwarga menjadi terganggu dan kepercayaan terhadap sistem pencatatan pun menurun tajam.


“Sangat disayangkan hal seperti ini masih terus terjadi. Sistem penilaian kemampuan ekonomi perlu dievaluasi secara menyeluruh dan berkala. Jangan sampai yang sudah jatuh miskin dianggap kaya, dan yang sangat membutuhkan justru terabaikan tanpa bantuan apa pun,” tegas Zainudin dalam pernyataan resminya, Sabtu (19/9/2026).


Lebih lanjut ia menegaskan bahwa alat ukur seperti desil haruslah dinamis, mudah diperbarui mengikuti perubahan nasib warga, dan bukan sekadar istilah teknis yang kaku di atas kertas. Perubahan keadaan ekonomi seseorang—seperti bangkrut atau terpuruk mendadak—harus segera terdeteksi dan terperbarui dalam sistem pelayanan data.


LSM RIAR Jatim meminta agar dasar perhitungan dibuat lebih terbuka dan mudah dipahami oleh semua pihak. Data harus senantiasa akurat dan selalu diperbarui agar selaras dengan fakta di lapangan, sehingga ketimpangan dan ketidakpuasan warga dapat segera dihapuskan demi keadilan yang nyata bagi seluruh rakyat.


LSM RIAR JATIM – Bersuara Untuk Keadilan


Di tulis oleh: Tim Media LSM RIAR JATIM
Di Terbitkan di: Riar News – Website Resmi LSM RIAR JATIM
Sabtu, 19 September 2026

Share This Article
Tidak ada komentar