PAMEKASAN,RiarNews.com — Lembaga Swadaya Masyarakat RIAR JATIM terus berupaya mendekatkan diri kepada kalangan masyarakat tani. Melalui wadah kelompok tani yang tersebar di berbagai desa, LSM RIAR JATIM secara khusus menjadikan kelompok tani sebagai sarana utama untuk menyerap langsung aspirasi, harapan, serta berbagai keluhan yang dirasakan para petani di lapangan.
Zainudin, selaku Ketua LSM RIAR JATIM menyampaikan bahwa kelompok tani merupakan wadah yang paling tepat dan strategis untuk mendengar langsung suara petani. Sebab di sanalah para petani berkumpul, saling bertukar pikiran, dan secara terbuka menyampaikan apa yang menjadi kesulitan serta kebutuhan nyata mereka sehari-hari.
“Kami sengaja menjadikan kelompok tani sebagai jembatan komunikasi. Agar apa yang dirasakan para petani, mulai dari kesulitan sarana produksi, ketersediaan pupuk, hingga harga hasil panen, bisa kami tampung secara lengkap dan utuh,” ujar Zainudin.
Banyak hal yang disampaikan para petani melalui pertemuan-pertemuan kelompok tani. Mulai dari sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi tepat waktu, ketidaktahuan terhadap teknologi pertanian baru, hingga kekhawatiran terhadap harga jual hasil tani yang sering kali tidak menguntungkan petani. Bahkan tak sedikit pula yang menyampaikan belum meratanya bantuan yang seharusnya diterima oleh petani yang benar-benar membutuhkan.
LSM RIAR JATIM mencatat, penyerapan aspirasi melalui kelompok tani ini sangat penting dilakukan agar suara petani tidak hilang begitu saja. Apa yang menjadi keluhan dan harapan para petani tersebut nantinya akan dirangkum dan disampaikan kepada pihak-pihak yang berwenang, termasuk pemerintah daerah, agar segera mendapat perhatian dan dicarikan solusi yang adil dan bijaksana.
Zainudin menambahkan, pihaknya akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya kalangan petani. Penyerapan aspirasi melalui kelompok tani ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, agar kehadiran LSM RIAR JATIM benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dan menjadi penyeimbang suara rakyat di hadapan kebijakan yang ada.
“Kami tegaskan, suara petani adalah suara yang harus didengar. Melalui kelompok tani, kami pastikan aspirasi dan keluhan mereka tersampaikan dengan baik, demi terwujudnya kesejahteraan petani yang sesungguhnya,” tegas Zainudin.
Dengan demikian, diharapkan adanya perhatian serius dari pihak terkait agar segala kendala yang dihadapi petani dapat segera diatasi, sehingga dunia pertanian di daerah ini semakin maju dan para petani dapat hidup lebih sejahtera.
Di tulis oleh: Tim Media LSM RIAR JATIM
Di terbitkan di: Riar News Website Resmi LSM RIAR JATIM
Rabu, 12 Agustus 2026
