“Ketika Uang Berkuasa”

admin
1 Min Read


Ada masa di mana aturan main dunia berubah total. Bukan lagi kebenaran yang menang, bukan lagi integritas yang dihargai, melainkan siapa yang memiliki uang paling banyak, dialah yang paling berkuasa.
Ketika uang berkuasa, segalanya bisa diatur. Hukum bisa lunak, keadilan bisa diperjualbelikan, dan kebenaran bisa dibelokkan. Orang yang benar bisa kalah hanya karena tidak punya modal, sementara orang yang salah bisa menang telak hanya karena dompetnya tebal.
Di era ini, pengaruh bukan lagi didapat dari kecerdasan atau ketakwaan, melainkan dari seberapa dalam kantong. Uang bisa membeli jabatan, membeli suara, hingga membeli hati orang banyak. Yang miskin menjadi penonton, yang kaya menjadi penentu arah kebijakan.
Ironisnya, ketika uang sudah memegang kendali penuh, manusia justru berubah menjadi budak. Kita bekerja mati-matian bukan untuk bahagia, tapi untuk mengejar angka-angka yang tak pernah habis. Lupa bahwa uang seharusnya menjadi alat, bukan menjadi tuan yang mengatur hidup kita.
Sadar atau tidak, selama kita membiarkan uang berkuasa, ketidakadilan akan terus menjadi makanan sehari-hari.
di tulis oleh : Tim RIAR JATIM
di terbitkan di Riar News – website resmi LSM RIAR JATIM
Senin, 13 April 2026

Share This Article
Tidak ada komentar